Fenomena Kubah Masjid Nabawi

Fenomena kubah masjid nabawi memerah

Letaknya di kota madinah yang di sana terdapat makam baginda besar kita yakni Nabi Muhammad SAW. Yang di makamkan di tempat yang memiliki kubah berwarna hijau. Dari setahun lebih akhir-akhir ini berlangsung satu gossip kalau ada mayat yang melekat diatas kubah yang berwarna hijau. Dan kubah yang beralih warna menjad merah. Pada saat marak maraknya gossip yang terjadi pada saat itu. Seorang yang mengelola masjid tersebut tidak hanya diam melainkan di berkata pada masyarakat di sekitar bahwa adanya isu atau gossip tersebut adalah bohong.

Masjid nabawi ialah masjid yang didirikan oleh Rasulullah sesudah Nabi pindah yang berawal dari Mekah hingga ke Madinah pada 622 masehi. Dari banyak literatur yang ada. Pada mulanya hanya satu buah bangunan tanpa ada atap. Serta peluang bangunan itu tidak beratap. Dapa perkiraan luas tersebut yakni 50 x 50 meter. Setelah wafatnya baginda Nabi Muhammad SAW mereka secara bersamaan merenofasi masjid nabawi tersebut. hingga sisa rumah Rasulullah jadi sisi dari masjid itu. Damn bisa menyimpan 1/2 juta jemaah.
Di khususkan untuk satu kubah yang dibuat pada th. 1279 masehi. Dari beralihnya sekian waktu mendatang masjid Nabawi selalu di perbarui serta mulai diberi cat yang berwarna hijau pada th. 1837 masehi. Mulai sejak tersebut masjid Nabawi yang beratap jihau mulai dikenal dengan sebutan Kubah Hijau.
Dari satu tahun lebih yang berlangsung kubah hijau jadi pembicaraan didunia maya serta mengedarnya berita itu di satu situs (blog) kalau ada benda aneh yang melekat diatas kubah. Serta kubah itu beralih warna jadi merah. Tidak tau siapa yang mulai dengan terdapatnya gosip itu. Serta hingga sekarang ini tetap dalam masa reproduksi.
Diceritakan oleh pembicaraan Syekh Az – Zubaidi yang beberapa dari seseorang pakar histori di madinah. Kalau ada seorang yang akan juga akan menghancurkan kubah sesudah ia hingga diatas dia di sambar petir serta jasadnya tidak diturunkan jadi pelajaran atas apa yang sudah berlangsung.
LUAS MASJID NABAWI
Pada semula masjid Nabawi cuma mempunyai ukuran kurang lebih 50 m x 50 m. Dengan ketinggian atap sekitaran 3, 5 m. Berbarengan dengan beberapa teman dekat serta golongan muslimin denghan demikian halnya Nabi Muhammad juga turut dan dalam pembangguna masjid itu. Dari pengetahuan yang ada kalau tembok di ke-4 bagian masjid nabawi terbuat dari batu bata serta tanah sedang bahan untuk penutup atapnya terbuat dari daun daun kurma di lengkapi dengan tiang tiang yang terbuat dari batang pohon kurma. Serta untuk beberapa dari atap atapnya di biarlah terbuka,
Sekitar salama sembilan th. pertama. Saat malam hari masjid tersebut di pakai tanpa ada penerangan. Serta di selenggarakan penerangan sedikit dengan aktivitas membakar jerami pada saat isya.
Terdapat pada satu diantara bagian sisi masjid dibuat tempat tinggal Nabi. Sesudah satu tahun lebih yang berlangsung, berkali kali masjid nabawi di renofasidan di perluas. Pada renofasi yang pertama di kerjakan oleh Khalifah Umar Bin Khatab yang di kerjakan pada th. 17 hijriyah. Renofasi yang ke dua di kerjakan oleh Khalifah Utsman Bin Affan yang di kerjakan pada th. 29 hijriyah. Dengan seiringnya jaman tradisionil ke masa jaman moderen. Raja Abdul Aziz dari kerajaan saudi arabia memperluas masjid jadi 6. 024 yang berlangsung pada th. 1372 Hijriyah.
Raja Fahd pada th. 1414 hijriyah. Hingga pelebaran masjid nabawi nyaris menjangkau 100. 000 dengan di lebih lantai atas yang luasnya menjangkau 67. 000. ada pula pelataran masjid nabawi yang bisa pula di pakai untuk shalat yaitu seluas 135. 000. Serta untuk sekarang ini masjid nabawi bisa menyimpan jemaah kurang lebih beberapa 535. 000 jemaah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *